Marhenz adalah sebuah nama panggilan sehari-hari untuk diriku. Seorang Marhenz dilahirkan di sebuah desa kecil bernama Tanjung Kesuma sebuah Kecamatan Purbolinggo dahulu masuk Kab. LAmpung Tengah dan sekarang menjadi Kab. Lampung Timur karena adanya pemekaran wilayah. Desa kecil masih sepi, jalan tanah, di sebuah rumah kontrakan kedua orang tua saat itu tahun 1966. Lokasi rumah di wilayah yang dihuni mayoritas suku sunda, karena belum bisa bicara saat itu, maka sampai sekarangpun tidak bisa menggunakan bahasa Sunda. Karena menjelang gede sudah pindah rumah lagi. Hingga bisa sekolah SD, SMP juga di purbolinggo . Kemudian SMA coba belajar di seberang pulau Sumatra yaitu ke Jawa. Tepatnya di SMA Bantul Yogya. Kembali ke desa lagi di wilayah Bantul, maklum saat itu nddak bisa sekolah di Kota Yogya. Bantul kota Geplak, Kota wisata. Bantul memang khas dengan warganya yang ramah. Tempat wisatanya yang Indah-indah dan penuh sejarah. Gua Selarong (tempat sembunyinya P Diponegoro), Pantai Parangtritis, Pantai Samas, Kali Opak, dsb. Barangkali ada yang pernah ketemu di sekitar kos di Bejen, Bantul dekat Perak (Perumahan Rakyat) itu.

Kemudian usai sekolah di SMA berlanjut ke IKIPN Yogya, yang sekarang menjadi UNY, dijurusan Pendidikan Fisika, FPMIPA. Tamat 1992. Dilanjut pulang kampung lagi ke Sumatra………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s